Minggu, 27 November 2016

Pencegahan penyakit pada kambing dan domba

Perawatan domba (sumber gambar: kknm.unpad.ac.id/purwadadibarat )

Pada prinsipnya mencegah selalu lebih baik dan lebih murah dibandingkan dengan mengobati, secara umum pengendalian dan pencegahan penyakit yang terjadi pada kambing dan domba dapat dilakukan dengan cara:
  • Menjaga kebersihan kandang dan rutin mengganti alas kandang.
  • Mengontrol anak domba (cempe) sesering mungkin
  • Memberikan nutrisi dan makan penguat yang mengandung mineral dan vitamin.
  • Memberikan makanan sesuai jadwal dan jumlahnya. Hijauan pakan yang baru dipotong sebaiknya dilayukan sebelum diberikan pada ternak.
  • Menghindari pemberian makanan kasar atau hijauan pakan yang terkontaminasi siput dan sebelum diberikan pada ternak sebaiknya dicuci terlebih dahulu.
  • Sanitasi yang baik, sering memnadikan dan mencukur bulu (domba)
  • Tatalaksana kandang diatur dengan baik.
  • Melakukan vaksinasi dan pengobatan pada kambing dan domba yang sakit.

Minggu, 13 November 2016

Penanganan Penyakit pada Kambing dan Domba

Pemeriksaan Kesehatan (sumber gambar: wartabromo.com )

Pada dasarnya peternak menginginkan ternaknya sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang berbahaya dan menular. Pada kondisi tertentu penyakit bisa berakibat fatal yang menyebabkan kematian ternak dan merugikan peternak. Penyakit yang menyerang ternak domba dan kambing adalah sebagai berikut:

  • Diare/mencret

Penyebab : bakteri Escherichia coli yang menyerang anak domba dan kambing berusia 3 bulan
Pengobatan : antibiotika dan sulfa yang diberikan lewat mulut.
  • Radang pusar

Penyebab : alat pemotong pusar yang tidak steril atau tercemar oleh bakteri Streptococcus, Staphyloccus, Esherichia coli dan Actinomyces necrophorus. Usia domba dan kambing yang terserang biasanya cempe usia 2-7 hari.
Gejala : terjadi pembengkakan di sekitar pusar dan apabila disentuh domba dan kambing akan kesakitan.
Pengendalian : dengan antibiotika, sulfa dan pusar dikompres dengan larutan rivanol (desinfektan).
  • Cacar mulut / ORF

Penyakit ini menyerang domba dan kambing usia sampai 3 bulan
Gejala : cempe terserang tidak dapat menghisap susu induknya karena tenggerokannya terasa sakit sehingga dapat mengakibatkan kematian.
Pengendalian : dengan sulfa seperti Sulfapyridine, Sulfamerozine, atau pinicilin.
  • Titani

Penyebab : kekurangan (defisiensi) kalsium (ca) dan mangan (mn). Domba dan kambing yang diserang biasanya berusia 3-4 bulan.
Gejala : gelisah, timbul kejang pada beberapa ototnya bahkan sampai keseluruh badan.
Pengobatan : dengan menyuntikan larutan Gluconas calcicus dan Magnesium. 
  • Radang Limpa

Penyakit ini menyerang omba dan kambing pada semua usia, sangat berbahaya, penularannya cepat dan dapat menular ke manusia.
Penyebab : bakteri Bascillus anthracis.
Gejala : suhu tubuh tinggi, dari lubang hidung, mulut dan dubur keluar cairan yang bercampur dengan darah, nadi berjalan cepat, tubuh bergetar dan nafsu makan hilang. 
Pengendalian : dengan menyuntikkan antibiotika Procain penicillin G.
  • Mulut dan Kuku

Penyakit menular ini dapat menyebabkan kematian pada ternak domba dan kambing. Ternak yang diserang adalah pada bagian mulut dan kuku
Penyebab : virus dan menyerang semua usia pada domba dan kambing
Gejala : mulut melepuh diselaputi lender.
Pengendalian : membersihkan bagian yang melepuh pada mulut dengan larutan Aluminium Sulfat 5%, sedangkan pada kuku dilakukan dengan merendam kuku dalam larutan formalin atau Natrium karbonat 4%.
  • Ngorok 

Penyebab : bakteri Pasteurella multocida
Gejala : nafsu makan berkurang, dapat menimbulkan bengkak pada bagian leher dan dada. Semua usia dapat terserang penyakit ini, domba dan kambing yang terserang penyakit ini terlihat lidahnya bengkak dan menjulur keluar, mulut menganga, keluar lender berbuih dan sulit tidur.
Pengendalian: menggunakan antibiotika lewat air minum atau suntikan.
  • Perut Kembung / tympani

Penyebab : pemberian pakan yang tidak teratur atau makan rumput yang masih diselimuti embun.
Gejala : lambung kambing dan domba membesar dan dapat mengakibatkan kematian.
Untuk itu diusahakan pemberian makan yang teratur jadwal dan jumlahnya mencukupi, serta jangan digembalakan terlalu npagi karena masih banyak mengandung air.
  • Parasit cacing

Semua kambing dan domba dapat terserang penyakit ini.
Penyebab : cacing Fasciola sp (cacing hati), cacing Neoascaris vitulorum (cacing gelang), cacing Haemonchus contortus (cacing lambung), cacing Thelazia rhodessi (cacing mata).
Pengendalian : diberikan zanil atau valbazen yang diberikan lewat minuman, dapat juga diberi obat cacing seperti piperazin dengan dosis 220 mg/kg berat tubuh domba.
  • Kudis 

Merupakan penyakit menular yang menyerang kulit kambing dan domba pada semua usia. Akibat dari penyakit ini produksi kambing dan domba merosot, kulit menjadi jelek dan mengurangi nilai jual ternak.
Penyebab : parasit berupa tungau yang bernama Psoroptes ovis, Psoroptes ciniculli dan Chorioptes bovis.
Gejala : tubuh lemah, kurus, nafsu makan menurun dan senang menggaruk tubuhnya. Kudis dapat menyerang muka, telinga, perut punggung, kaki dan pangkal ekor.
Pengendalian : dengan mengoleskan benzoas bensilikus 10% pada luka, menyemprot domba dengan coumaphos 0,05-0,1%
  • Pink eye

Penyebab : bakteri
Gejala : mata berair, bengkak, selaput bening jadi keruh kemudian putih, borok dan luka, serta cepat menular.
Pengendalian : antibiotika
  • Dermatitis 

Adalah penyakit menular pada ternak kambing dan domba, menyerang kulit bibit kambing dan domba.
Penyebab : virus dari sub-group Pox virus dan menyerang semua usia.
Gejala : terjadi peradangan kulit di sekitar mulut, kelopak mata, dan alat genital. Pada induk yang menyusi terlihat radang kelenjar susu.
Pengendalian : menggunakan salep atau jodium tinctur pada luka.
  • Keracunan tanaman

Diantara rumput-rumput atau dun muda yang mengandung racun dapat membahayakan ternak seperti daun jarak atau daun jawer kotok.
Tanda-tanda klinis ternak yang keracunan adalah mati mendadal dengan cirri mulut berbusa, kejang-kejang, terjadi perdarahan (kotoran berdarah). Jika terjadi keracunan usaha pengobatan jarang berhasil.
Pencegahan: jangan memberikan makanan atau hijauan yang beracun atau jangan menggembalakan ternak di daerah yang banyak tumbuhan beracun. Pengobatan pada keracuna dini (baru) daoat dilakukan pemberian arang aktif (tablet norit) atau diminunkan air kelapa muda.

Sumber: Buku Pemeliharaan dan Perawatan Ternak. Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kab. Tangerang. 2014

Sabtu, 12 November 2016

Berburu Buku Murah Meriah di Big Sale Gudang Gramedia Taman Tekno


Tahun ini Gramedia melakukan bazar big sale di 5 kota. Salah satunya di Tangerang Selatan. Saya menyambut dengan antusias, karena desakan untuk terus belajar. Saya sendiri pernah berburu buku sewaktu big sale di Gudang Gramedia Bandung bulan lalu. Tapi, tulisan kali ini akan membahas sedikit tips buat anda yang akan berburu buku juga di Gudang Gramedia Taman Tekno. Oke kita mulai

A. Lokasi dan jam buka.
Lokasi Gudang buku Gramedia Kawasan Industri Pergudangan Taman Tekno XI Blok D 12B - 15, BSD City. Pengunjung dapat berbelanja buku setiap hari mulai pukul 08.00 s.d. 15.00 mulai tanggal 8 hingga 22 30 November 2016.
B. Buku yang dijual
Seluruh buku dari kelompok Gramedia: Gramedia Pustaka Utama, Elex Media Komputindo, Grasindo, KPG, M&C, Bhuana Ilmu Populer (BIP), Penerbit Buku Kompas, Quanta, Qibla, Kalil, Glitzy, Ice Cube, Kiddo, Muara...
Untuk big sale di Gudang Gramedia Taman Tekno ada sekitar 20.000 judul buku dengan jumlah lebih dari 1 juta eksemplar yang dijual. Begitu kata berita yang di rilis.
C. Harga buku
Ditempat ini, buku-buku berkualitas dibanderol diskon yang fantastis dengan harga Rp.5000 dan Rp.10.000. Buku tipis di bandrol 5000 dan buku tebal di bandrol 10.000. Khusus komik 10.000 dapat 3 buku.
Setidaknya saya dapat bukunya pak Hermawan Kartajaya cuma 10.000 begitu juga buku CT si anak singkong pun cuma 10.000, malah banyak buku elex cuma goceng.

Nah sekarang saya akan berbagi tips buat anda.
1. Usahakan datang pagi
Kapasitas gedung yang terbatas maka panitia membatasi setiap jam hanya untuk 1 kloter pengunjung, 1 kloter sendiri untuk 200 orang. 
sistem antrian sendiri pengunjung antri untuk dapat name tag. Name tag berbeda warna untuk tiap kloternya. Biasanya saat kloter pertama masuk, dibuka antrian name tag untuk kloter kedua, dan ketika kloter 2 masuk dibuka antrian untuk kloter 3, begitu seterusnya.
Antrian sampai mengular ke jalan

jadi jangan datang sore, dijamin gak bakal dapat kesempatan masuk. Lah. Saya datang sewaktu di Bandung saja jam 9 eh baru masuk jam 11. Di Taman tekno lebih sadis, datang jam 9 baru masuk jam 1 siang bolong.
2. Pakai pakaian yang nyaman dan alas kaki yang nyaman
Ingat sekali lagi big sale diadakan di Gudang bukan di toko buku. Di gudang gak ada ac sementara orang berjubel. Panas pastinya.
karenanya gunakanlah pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Dan jangan lupa pake deodoran biar tidak menyebarkan bau badan.
3. Bawa makanan dan minuman
Bawalah bekal minuman dan makanan sendiri jika ingin hemat. Terlebih waktu antri yang lama otomatis membuat haus dan juga lapar. 
Tapi, kalo kantong anda tebal gak apa-apa sih kalo mau beli makanan dan minuman di lokasi. Apalagi kalo menurut saya, big sale di taman tekno dari segi makanan lebih banyak tersedia di bandingkan sewaktu di Bandung yang hanya ada tukang Aci diColok, yuhu Cilok. Pokoknya di taman tekno mulai dari buah seger sampai nasi ayam panggang juga tersedia.
4. Perlengkapan tambahan
Silahkan bawa masker untuk menangkis debu. Inget ini berburu buku di gudang bukan. Jadi jangan dibandingkan sewaktu anda berbelanja di toko buku yang nyaman dan seger.
Bawa juga tisu basah. Multi guna sih. Selain bisa buat mengelap tangan berdebu, bisa juga buat lap abis makan.
5. Bag hitam
Kalo yang ini disediakan sama gramedia. Pas anda masuk datangin kasirnya dan minta bag hitam buat berburu buku. Lumayan bisa muat sampai 20 buku lebih.
Bag hitam udah penuh, tapi buku yang mau dibeli masih buanyak. Tenang, minta kardus ke kasir. Nanti buku anda di masukan ke kardus yang akan ditulis nama anda. Lalu silahkan belanja lagi.
Suasana di Dalam

6. Pembayaran
Bisa cash bisa juga pake kartu seperti di toko.
7. Toilet
Toilet ada di ujung dari arah pintu masuk, berseberangan dengan meja penjual nasi kotak. Jika penuh anda anda kebelet banget bisa gunakan toilet yang ada di seberang tenda biru.
8. Rombongan sekolah
Ini yang bikin iri, gerbang antrian sudah ditutup pun, bahkan pagar besi juga sudah digembok, eh  rombongan sekolah masih bisa masuk. Jadi buat guru yang punya program literasi silahkan datang dan tanyakan pada panitia seperti apa teknis kalo bawa rombongan sekolah.
9. Rute
Sayangnya gudang gramedia di taman tekno bukanlah daerah yang dilalui kendaraan umum. Jadi kalo mau ke sana bisa bawa kendaraan sendiri atau ojek online. Kalo banyak, yah pake taksi online.
Kalo dari arah Tangerang atau Kali Deres, seperti saya, bisa naik Angkot Roda Niaga B 07 Kalideres – Serpong. Turun di Teras Kota atau di Taman Makam Pahlawan Seribu. Saya sendiri turun di Teras Kota, soalnya meski jaraknya lebih jauh ke arah taman tekno, dibandingkan kalo turun di taman makam pahlawan yang hanya 900 meter ke arah taman tekno, tapi ongkos ojek onlinenya sama.
Petunjuk arah sudah tersedia. Sebelum masuk kawasan taman tekno ada banner lokasi big sale gramedia, ikutin arahnya, dan di setiap pertigaan juga ada petunjuk arahnya, ikutin saja sampai ke gudang gramedia, tanda banyak umbul-umbul dan orang lagi baris antri.

Sekian sharing kali ini. Oh ya, belum kenalan. Saya Ahmad Yunus, founder Nurbarokah Unggul Sejahtera, suplier Pakan Ternak. Kalo mau lihat produknya silahkan klik di sini, siapa tahu ada yang butuh
Selamat berburu, selamat belanja.

Kamis, 10 November 2016

Video mengenal DDGS turunan jagung untuk pakan ternak

DDGS merupakan hasil samping pengolahan jagung menjadi biofuel. Saat ini mulai marak digunakan sebagai salah satu bahan baku pembuatan pakan ternak. Untuk anda yang belum tahu bisa saksikan video berikut ini:

Minggu, 30 Oktober 2016

Perawatan Kesehatan pada kambing dan domba

Pencukuran bulu (sumber gambar: kknm.unpad.ac.id )
Kambing dan domba relative lebih mudah dalam perawatannya, harus didukung dengan kandang yang bersih, padang penggembalaan yang berkualitas, pakan yang bergizi, memperoleh sinar matahari yang cukup untuk mengurangi masalah kesehtaan. Menyikat tubuh sapi secara berkala akan membersihkan kulit dan membuatnya nyaman.
Memandikan
Tujuan memandikan ternak yaitu untuk menjaga kesehatan ternak dari kuman penyakit, parasit dan jamur yang bersarang dalam bulu. Ternak yang dimandikan tampak lebih bersih, menarik dan lebih sehat. Sebaiknya ternak dapat dimandikan secara rutin untuk jantan seminggu sekali, sedangkan untuk betina dapat dimandikan sebulan sekali. Dalam memandikan ternak jantan dapat di dalam kandang atau dapat dilakukan di luar kandang atau di tempat pemandian (sumur dan kolam renang), sedangkan ternak betina dimandikan di dalam kandang sekaligus untuk sanitasi kandang.
Pencukuran bulu (domba)
Domba yang tidak pernah dicukur bulunya akan menjadi gimbal dan akan sulit untuk dibersihkan, kondisi bulu yang seperti ini merupakan tempat yang baik untuk bersarangnya parasit dan jamur yang dapat membahayakan kesehatan ternak. Tujuan dilakukan pencukuran yaitu untuk menjaga kesehatan dari kuman penyakit, parasit-parasit luar (ekto parasit) seperti kutu dan penyakit kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur. Sebelum dicukur sebaiknya domba dimandikan terlebih dahulu agar dalam pelaksanaan pencukuran lebih mudah. Pencukuran dapat dilakukan setahun 1 sampai 2 kali pada betina, sedangkan pada jantan dilakukan setiap 3 sampai 4 bulan. Pencukuran yang pertama dilakukan pada waktu domba telah berumur lebih dair 6 bulan agar domba tidak stress.
Pembutrikan
Pembutrikan merupakan pemotongan bulu di sekitar tanduk, khusunya untuk domba garut jantan. Bulu di sekitar tanduk dipotong sampai bersih, karena bila tidak dilakukan pembutrikan  maka bulu di sekitar atnduk tersebut akan tumbuh dengan baik dan cepat. Hal ini dapat menghambat dari pada pertumbuhan tanduk, karena tanduk dan bulu akan berebutan makanan, maka dilakukan dengan pembutrikan agar tanduk tumbuh dengan lebih baik.
Anak domba jantan mulai dibutrik pada umur satu bulan dan selanjutnya dibutrik setiap bulan untuk mempercepat proses pertumbuhan tanduk. Pada domba garut perawatantanduk merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi daya jual domba tersebut. Pembutrikan selain untuk mempercepat pertumbuhan tanduk, khususnya pada jantan dewasa adalah untuk mencegah kerusakan pada tanduk, yaitu tanduk akan mudah keropos dan pecah apabila diadukan.
Pemotongan kuku
Pemotongan kuku juga nerupakan langkah preventif terhadap kemungkinan terjangkitnya penyakit kuku (pedodermatitis) akibat banyaknya terselip kuman-kuman penyakit pada sela-sela kuku. Selain itu, kuku yang panjang, terutama pda jantan akan mengganggu proses perkawinan karena pejantan tidak bisa berdiri secara sempurna. Jika kuku tersebut patah maka akan menyebabkan luka dan infeksi. Pemotongan kuku pada anak dimulai sejak umur 6 bulan dan selanjutnya dilakukan seperti pada induk jantan dan betina, yaitu 3-6 bulan sekali.


Sumber: Buku Pemeliharaan dan Perawatan Ternak. Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kab. Tangerang. 2014

Senin, 17 Oktober 2016

Sistem baru pengambilan di Tangerang


Kebiasaan kami yang langsung mengirim surat DO ke konsumen dan memintanya untuk print sebagaisyarat pengambilan di pabrik ternyata tidak terlalu mulus, ada yang cetakan printernya kurang kebaca, konsumen ambil barang lebih dari 1 mobil dengan 1 surat DO, padahal satu surat untuk satu mobil per pengambilan, sehingga lama di loket atau sampai ada yang suratDO nya tertinggal di kota asal seperti rabu pekan lalu yang dialami konsumen asal Solo. Membuat kami berpikir langkah apa yg sebaiknya dilakukan untuk mempermudah proses masuk dan muat barang dipabrik.
Senangnya teman-teman di Bogasari Tangerang tidak sungkan-sungkan untuk berbagi saran dengan kami. Akhirnya dari masukan mereka buat saja lembar sub do.

Penggunaan lembar sub DO di mulai senin tanggal 17 Oktober 2016, dengan konsumen pertama asal Bogor yang dapat sistem baru ini. Langkah ini memudahkan konsumen seperti yang dialami sendiri oleh konsumen asal Bogor tersebut yang dua kali angkut dalam hari yang sama. Karena lembar sub DO bisa di buat per pengambilan dan jumlah mobil yang digunakan meski cuma satu DO.
Semoga ini jadi langkah perbaikan agar konsumen kami terlayani lebih baik lagi.
Catatan konsumen tetap mencetak surat DO yang kami kirim via email atau whatsapp. Pas hari H pengambilan konsumen konfirmasi nomor polisi dan nama sopir. Pas di depan pabrik, surat DO yang sudah dicetak akan kami tukar dengan surat sub DO.
Jadi jika anda butuh pakan ternak seperti pollard, bran, bran pollard dsb dengan kualitas dan harga yang baik silahkan kontak kami.

Minggu, 16 Oktober 2016

Kandang untuk kambing dan Domba



Kandang untuk kambing dan domba yang baik harus memperhatikan hal sebagai berikut:
  • Cukup luas, kira-kira 1 m2 per ekor ternak dewasa
  • Tempat harus kering, mendapatkan cukup sinar matahari pagi dan mudah diberishkan
  • Sekeliling kandang dibuat parit untuk menghindari becek dalam kandang.
  • Kotoran harus mudah dibuang. Yaitu dengan membuat lubang di bawah kandang agar kotoran dan bahan sisa lainnya langsung jatuh ke alam lubang, yang nerupakan bahan pembuat pupuk kandang.
  • Letak kandang tidak terlalu dekat dengan rumah atau bangunan lain.
  • Kandang terbuat dari bahan yang cukup kuat, tetapi murah dan mudah didapat. Alas dapat terbuatd ari bamboo atau kayu yang disusun/dianyam agak jarang.  Dinding kandang dari bamboo atau kayu sedang. Atap terbuat dari rumbia kajang, alang-alang, dan sebagainya.
  • Tinggi lantai di atas permukaan tanah 50-70 cm, sedangkan jarak lanati kea tap 150-175 cm. Pada bagian belakang dibuatkan pintu dan tangga untuk keluar masuk ternak dan pada sisi kandang bagian depan dibuatkan tempat makanan dan minuman.
  • Tempat pakan berupa bak dari kayu atau bamboo dibuat sepanjang sisi depan bagian luar kandang dengan lebar kira-kira 50 cm. letaknya lebih tinggi 20-30 cm dan lantai kandang. Tempat minuman dari ember plastic atau belanga dari tanah diletakkan di samping bak makanan. Tempat garam dibuat dari bamboo atau kotak kayu yang dipakukan setinggi kira-kira 50 cm dari lantai.

Macam-macam kandang kambing dan domba




Jenis KandangDeskripsi
Kandang induk masa keringSatu ruangan dibuat memanjang dengan dilakukan penyekatan menjadi beberapa ruangan yang dapat menampung 5-10 ekor ternak, dimana pada masing-masing ruangan sekat kandang diberi pintu. 3x 5 meter (kandang koloni)
Kandang induk buntingKandang induk bunting dan menyusui sebaiknya kandang tunggal / individu. Ukuran kandang 1x1 meter sampai 1,5 x 1,5 meter.
Kandang pejantanSistem tipe kandang tunggal atau individu. Ukuran kandang pejantan: 1x1 meter sampai 1x2 meter
Kandang SapihanBentuk kandang sapihan baik jantan maupun betina dibuat dengan bentuk kandnag tunggal atau indibidu dengan luas 1x1 meter, atau dengan kandang koloni (berkelompok)
Kandang penggemukanKandang individu ukuran 50x50 sampai 75x 75 m.

Sumber: Buku Pemeliharaan dan Perawatan Ternak. Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kab. Tangerang. 2014

Minggu, 02 Oktober 2016

Kebutuhan Nutrisi Kambing dan Domba


Sumber pakan untuk domba dan kambing dapat disediakan dalam bentuk hijauan dan pakan penguat (konsentrat). Hijauan untuk ternak menjadi pakan utama, sementara kosentrat sebagai pakan tambahan, pelengkap atau penguat. Pemberian pakan pada ternak ini dikatakan baik bila kebutuhan gizi ternak terpenuhi secara seimbang. Zat-zat yang diperlukan antara lain terdiri dari protein,lemak, karbohidrat, mineral,vitamin dan air.
Kebutuhan domba dan kambing terhadap bahan pakan sangat tergantung dari kondisi fisiologis ternak tersebut. Secara umum, ternak ini membutuhkan hijaun segar sebanyak 10% dari berat badanya. Ternak yang bunting memerlukan pakan yang lebih banyak dan berkualitas untuk menunjang seluruh proses di dalam tubuhnya dan juga untuk menunjang proses laktasi setelah beranak. Pakan berupa hijauan yang bervariasi (dalam jumlah 10% berat badan) dan konsentratr 0,5-0,6 kg per hari sudah mampu mencukupi kebutuhan kambing atau domab yang bunting.
Bahan pakan untuk domba dan kambing pada umumnya digolongkan dalam 4 golongan sebagai berikut:
  • Golongan rumput-rumputan seperti rumput gajah, benggala, brachiara, raja, meksiko, dan rumput alam.
  • Golongan kacang-kacangan seperti daun lamtor, turi, damal dau kacang tanah, daun kacang-kacangan, albisia, kaliandra, gliciridia dan siratro.
  • Hasil limbah pertanian, seperti daun nangka, daun waru, daun dadap, daun kembang sepatu, daun pisang, daun jagung, daun ketela pohon, daun ketela rambat dan daun beringin.
  • Golongan makanan penguat (konsentrat) seperti dedak, jagungcgiling, garam dapur, bungkil kelapa, tepung ikan, bungkil kedelai, pollard,bran, ampas tahu, ampas kecap dan biji kapas.


Sumber: Buku Pemeliharaan dan Perawatan Ternak. Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kab. Tangerang. 2014

Senin, 26 September 2016

Penawaran fine bran


Fine bran merupakan hasil samping dari pengolahan gandum menjadi tepung terigu. Fine bran biasa digunakan dalam usaha peternakan sebagai salah satu pakan ternak. Kami ingin menawarkan kepada anda fine bran. 
Fine bran yang kami jual adalah fine bran cap Domba dari Bogasari. Adapun spesifikasi dari fine bran cap Domba adalah sebagai berikut:


ParameterSpesifikasi
Moisture (%)max. 15.0
Protein (%)min. 14.0
Ash (%) (mb)max. 5.50



Berat per sak dari fine bran cap Domba adalah 50 %. Kami membukakan Do untuk anda, minimal order adalah 4000 kg. Lokasi pabrik Kawasan Industri MM2100, Jl. Selayar Kav. D-9 Cibitung, West Java 17520 (ex Pabrik Lumbung Nasional).
Minat? Silahkan kontak kami.

Minggu, 25 September 2016

Perawatan Kesehatan pada Sapi

Perawatan Sapi. foto: Balai Keswankesmavet Banten

Sapi relatif mudah dalam perawatannya, harus didukung dengan kandang yang bersih, padang penggembalaan yang berkualitas, pakan bergizi, memperoleh sinar matahari yang banyak untuk mengurangi masalah kesehatan. Menyikat tubuh secara berkala akan membersihkan kulit sapi dan membuatnya nyaman. Pemeriksaan kuku dan taracak secara teratur untuk menghindari penyakit kuku busuk.

Adapun penanganan penyakit pada sapi yang sakit bisa lihat table berikut:


Nama PenyakitDeksripsiKeterangan
Kembung / TympaniGejalaDinding perut bagian kiri tampak membesar, nafsu makan dan minum turun, gelisah, nafas pendek / ngos-ngosan jika berlanjut dapat menyebabkan kematian
PenyebabKegagalan pengeluaran gas secara normal karena factor pakan (rumput terlalu muda atau basah), pada sapi perah lebih sering terjadi
PenangananMengeluarkan hal-hal yang menyumbat gas
-          Medicinal: pemberian simetikon/demitikon, trokard
-          Alternativ: campuran minyak goring dan air hangat, pelepah daun papaya dimasukkan lewat anus untuk membantu pengeluaran gas
PencegahanDengan mengurangi pemberian rumput basah, daun-daun yang masih muda, buah polongan dan biji-bijian, pemberian pakan harus seimbang antara konsentrat dan hijauan
CacinganPenyebabCacing perut/usus, cacing hati
GejalaPucat, kurus, bulu kusam, nafsu makan turun, diare kadang berlendir/darah, bengkak di bagian rahang, kematian
PenangananPemberian obat cacing misalnya albendazole, piperazin dan alternative pemberian cekok daun papaya/ daun pare/ daun putrid malu.
Flu Tulang / BEF (Bovine Ephemeral FeverPenyebab Virus yang disebarkan oleh nyamuk dan lalat
GejalaDemam, bergetar, kehilangan nafsu makan dan minum, pernafasan dan denyut jantung meningkat, kadang diare
PengobatanNovaldon
Brucellosis/ keluronPenyebabBakteri Brucella abortus
GejalaKeguguran pada masa bunting, gangguan sistem reproduksi
PengendalianPemberian antibiotic, vaksinasi, kebersihan kandang dijaga
Mastitis/ radang ambingPenyebabBakteri Staphylococcus sp, Streptococcus sp
GejalaNafsu makand an minum turun, demam, produksi susu merosot, pada yang akut kelenjar susu bengkak dan terasa panas, kadang air susu menggumpal, kadang encer, berwarna merah, hijau atau kuning
PengendalianKebersihan harus dijaga, ambing harus dicuci sebelum diperah, petugas perah cuci tangan sebelum memerah, diberikan antibiotic intramamae.
Alaternatif diberikan rebusan daun sambiloto.

Sumber: Buku Pemeliharaan dan Perawatan Ternak. Hal 7 sd 9. Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kab. Tangerang. 2014