Senin, 22 Agustus 2016

video mengenal wheat bran, pakan ternak turunan dari gandum

kali ini kita akan berbagi informasi mengenai slah satu produk yang kami jual yaitu bran. untuk infromasi yang lebih detail silahkan saksikan video berikut ini:

Jumat, 05 Agustus 2016

Supplier bahan baku pakan ikan Gerpari


Pemerintah dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan berupaya menekan tingginya biaya produksi budidaya ikan lewat program gerpari. Bagi anda penerima gerpari yang masih bingung untuk mendapatkan bahan baku pakan yang berkualitas dan berkelanjutan, kami dengan senang hati menawarkan beberapa produk berikut ini:

Sumber protein
Protein dalam pakan akan diserap dan dimanfaatkan untuk membangun ataupun pun memperbaiku sel-sel tubuh yang rusak, serta efisien sebagai sumber energi. Oleh sebab iru pemakaian bahan baku dengan kandungan protein tinggi yang sesuai dengan kebutuhan ikan sangat baik dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan ikan. Kami menyediakan sumber protein berupa tepung ikan dan bungkil kedelai.

1. Tepung Ikan
Tepung ikan memiliki kandungan protein yang tinggi dan merupakan sumber mineral terutama kalsium dan fosfor yang sangat dibutuhkan oleh ikan. Oleh karenanya perab tepung ikan dalam pakan ikan dapat dikatakan sebagai sumber protein utama. Tepung ikan yang kami sediakan merupakan tepung ikan lokal. Kandungan protein kisaran 40%.
Sistem pembelian inden, penyediaan barang paling cepat satu minggu setelah pemesanan. Minimal order 2000 kg.

2. Bungkil Kedelai
Bungkil kedelai  atau juga banyak dikenal dengan sebutan Soybean Meal, merupakan hasil ikutan atau bahan yang tersisa setelah kedelai diolah dan diambil minyaknya. Bungkil kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik dalam pembuatan pakan ternak saat ini. Kandungan protein bungkil kedelai sekitar 44-51% dan merupakan sumber protein yang amat bagus sebab keseimbangan asam amino yang terkandung didalamnya cukup lengkap dan tinggi.
Bungkil Kedelai yang kami sediakan adalah hasil industri. Tidak ada minimal order untuk pemesanannya.


Bahan Baku Pakan hasil Penggilingan Gandum
Kami juga menyediakan bahan baku pakan hasil Penggilingan Gandum dari Bogasari. Konsumen dapat mengambilnya langsung dari pabrik. Minimal order 2 ton. Ada pun produl yang dijual adalah sebagai berikut:

1. Polard Gandum
Pollard merupakan bagian dalam kulit gandum, mengandung pati dan protein yang tinggi. Pollard merupakan limbah dari penggilingan gandum menjadi terigu. Angka konversi pollard dari bahan baku sekitar 25-26%. Pollard merupakan pakan yang popular dan penting pada pakan ternak karena palatabilitasnya cukup tinggi. Pemberian pollard biasanya dicampur dengan butiran dan dengan pakan yang kaya akan protein seperti bungkil-bungkilan.
Polard dari Bogasari adalah wheat pollard cap angsa dengan kandungan gizi 
Protein: Min. 14.5 %
Moisture (kadar air): Max. 14.0%
Starch: Max. 30 %

2. Bran Gandum
Bran adalah bagian luar dari kulit gandum yang kaya akan serat dan asam lemak esensial serta juga mengandung sejumlah pati, protein, vitamin dan mineral. Asupan karbohidrat yang terkandung pada bran juga tergolong cukup tinggi, yakni sekitar 51 hingga 55 gram per 100 gram sajian bran. Kandungan karbohidrat yang diperkaya dengan serat tersebut mampu membuat hewan ternak merasa kenyang lebih lama. Jadi selain lebih sehat dan bisa mencapai bobot tubuh yang diharapkan, penggunaan bran sebagai pakan ternak juga dapat menjadi alternatif yang hemat dan efektif bagi budidaya ternak. 
Bran Gandum dari Bogasari adalah Bran cap kepala kuda.
Kandungan Gizi
Protein: Min. 12.5%
Moisture: Max. 14.0%
Ash: Max. 1.0%
Starch: Min. 65%
Wet Gluten: 30 – 35

3. Tepung Polard 
Merupakan tepung baik untuk bahan pakan ikan dan udang (aquafarming) karena memiliki kandungan protein dan pati yang tinggi.Gluten (penyusun protein gandum) yang ada di dalamnya akan berperan sebagai pengikat sehingga saat pakan berada dalam air bentuknya akan bertahan dan mengapung di air untuk beberapa saat sebelum larut.
Kandungan gizi
Starch: Min. 30.0 (%)
Moisture:  Max. 13.0 (%)
Granulation > 425 m: Max. 5.0
Granulation 180 – 425 m: Max. 55
Granulation < 180 m: Min. 45

4. Pelet Gandum cap Kepala Sapi
Merupakan campuran bran dan pollard gandum yang dicetak berbentuk sillinder dengan panjang sekitar 2-2.5 cm dan diameter sekitar 6 mm. Banyak dipakai oleh industri pakan ternak (feedmill) sebagai salah satu bahan baku utama pembuatan pakan ternak.
Kandungan Gizi
Protein:  Min. 14.5 (%)
Moisture:  Max. 13.0 (%)
Starch: Max. 27 (%)

5. Dashpolard / offal
Merupakan hasil penyaringan awal sebelum gandum digiling menjadi terigu. Dari penyaringan awal ini didapati biji gandum, bunga matahari, dan abu. Dashpolard atau offal ini dari segi harga merupakan yang paling murah dibandingkan polard, bran, maupun tepung polard.

Besar harapan kami agar anda mempercayakan pembelian bahan baku pakannya kepada kami. Untuk informasi harga dan lain-lain, silahkan kontak kami.

Senin, 25 Juli 2016

Jual Bungkil Kedelai untuk pakan ternak anda


Bungkil kedelai  atau juga banyak dikenal dengan sebutan Soybean Meal, merupakan hasil ikutan atau bahan yang tersisa setelah kedelai diolah dan diambil minyaknya. Bungkil kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik dalam pembuatan pakan ternak saat ini. Kandungan protein bungkil kedelai sekitar 44-51% dan merupakan sumber protein yang amat bagus sebab keseimbangan asam amino yang terkandung didalamnya cukup lengkap dan tinggi. Asam amino yang tidak terkandung dalam protein bungki kedelai adalah metionin dan sistein, yaitu asam amino yangbiasanya ditambahkan pada pakan campuran jagung-kedelai. Tetapi bungkil kedelai memiliki kandungan lisin dan triptofan yang tinggi sehingga dapat melengkapi defisiensi pada protein jagung dan memberikan kebutuhan asam amino esensial bagi temak.

Penggunaan bungkil kedelai dalam pembuatan pakan ternak, biasanya kandungan bungkil kedelai sebesar 7-10% dari total seluruh komposisi pakan ternak. Hampir semua jenis ternak menggunakan bungkil kedelai sebagai bahan baku pakannya. Dalam pakan unggas penggunaan bungkil kedelai adalah Sekitar 50% protein untuk pakan unggas berasal dari bungkil kedelai dan pemakaiannya untuk pakan ayam pedaging berkisar antara 15-30%, sedangkan untuk pakan ayam petelur 10-25%. Bungkil kedelai juga digunakan pada ternak ruminansia dan ternak ikan. Pada ternak ikan bungkil kedelai menjadi pilihan sumber protein nabati untuk mensubtitusi penggunaan tepung ikan.

Kami membuka penawaran bungkil kedelai untuk anda. Kondisi bungkil kedelai dari idnsutri. Lokasi di Tangerang. jika berminat pada bungkil kedelai silahkan kontak kami

Rabu, 08 Juni 2016

Produknya dibeli Istana


Setelah ditelpon Istana, beberapa waktu kemudian ada pemberitahuan dari perusahaan yang kami dukung. Info bahwa pemenang lelang telah keluar, dan pemenangnya adalah salah satu yang minta dukungan kepada kami.

Tak berapa lama, kami bertemu dengan pemenang tender untuk membahas detail kerjasama. Bertempat di mall Balekota, sepakat untuk teknis pembelian dan pengiriman Bran cap Kepala Kuda untuk pakan rusa.

Akhirnya tanggal 1 Juni 2016 pengiriman pertama dilakukan. Setelah pagi hari mengambil produk di pabrik Bogasari kami langsung berangkat ke Istana Bogor. Sampai di Istana agak sore dipayungi cuaca mendung.

Tidak ada kendala berarti pada pengiriman kali ini. Semua lancar dan berjalan mulus. Apalagi yang membahagiakan, selain produknya dibeli istana. Hal ini membuat kami lebih percaya diri kedepan untuk melayani konsumen yang lain, karena Istana saja sudah dilayani.
Bongkar Barang di Istana Bogor (foto: Ahmad Yunus/nurbarokahternak.blogspot.com)

Kami membuka kerjasama denga pemenang tender / pemborong untuk pengadaan pakan ternak ruminansia seperti sapi, kambing, domba, sampai rusa. Jika berminat silahkan lihat skema kerjasama B to B kami.

Senin, 23 Mei 2016

Pentingnya pencegahan Kekurangan Mineral dengan Mineral Block


Pola pemeliharaan ternak ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba pada peternakan rakyat yang masih mengandalkan rumput lapang sebagai pakan utama sering menyebabkan ternak kekurangan nutrien seperti energi, protein dan mineral. Mineral merupakan unsur nutrisi yang sangat diperlukan dalam proses fisiologis ternak. Mineral dibutuhkan bagi ternak yang sedang tumbuh dan untuk pembaharuan sel-sel yang berlangsung terus-menerus, serta untuk keperluan berproduksi

Mineral merupakan unsur nutrisi yang dibutuhkan ternak, jika kekurangan mineral dapat menyebabkan kelainan proses fisiologis yang disebut defisiensi mineral. Defisiensi mineral yang terjadi pada ternak ditandai dengan ciri-ciri antara lain:

- pertumbuhan menjadi terhambat
- konsumsi ransum menjadi menurun
- laju metabolik basal tinggi
- kepekaan dan aktivitas menjadi menurun
- osteoporosis (tulang keropos menyebabkan kelumpuhan)
- sikap dan cara berjalan abnormal
-peka terhadap perdarahan di dalam usus
- daya hidup berkurang
- Pada unggas ditandai dengan kulit telur menipis dan produksi telur menurun
- tetanus
- pika yaitu nafsu makan menurun
- hewan mengunyah kayu ,tulang, dan batu
- pertumbuhan bulu kasar.

Salah satu pencegahan defisiensi mineral adalah dengan pemberian mineral blok. Pemberian Mineral Block untuk dikonsumsi ternak dengan cara digantung di kandang sejajar dengan kepala sapi dan diusahakan agar dapat dijilati/dijangkau oleh ternak.

Menurut Sri Suharti dari IPB, pada saat menjilat, sapi akan mengeluarkan air liur yang efektif sebagai buffer untuk menstabilkan pH rumen. Pada ternak ruminansia, pasokan nutrisi lebih banyak bergantung pada mikroba rumen dan produk fermentasinya. Selain itu bahan-bahan yang terdapat pada suplemen blok dapat dijadikan tambahan zat nutrisi dan mineral sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi.

Kami menyediakan Mineral block untuk ternak ruminansia. Mineral Block ini dibuat dari bahan berkualitas seperti bungkil kedelai dan pollard gandum tanpa menggunakan semen. Tingkat kesukaan ternak tinggi. Ukuran berkeping seberat satu kg. Produk ini sudah digunakan di balai-balai ternak.

Anda dapat menyaksikan video di bawah ini untuk melihat bagaimana produk yang kami tawarkan digunakan sebagai pencegahan kekurangan mineral pada ternak ruminansia khususnyanya yang sedang bunting dan menyusui.

Bagaimana, anda tertarik? Silahkan kontak kami di sini

Referensi:
Sri Suharti) http://intp.fapet.ipb.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=103:herbal-mineral-block-hmb&catid=13:pengolahan-dan-teknologi-pakan

Selasa, 10 Mei 2016

Ditelpon istana

Bagaimana perasaan anda ketika ada telpon masuk dari pihak istana kepresidenan dan mau wawancara?
Senin kemarin, tepat siang hari saya mendapatkan telpon masuk nomor kantor berasal dari Bogor. Ditengah mata lelah saya angkat saja telpon dari nomor yang tidak dikenal itu. Suara wanita di seberang sana langsung memberondong pertanyaan,
"Ini dengan pak yunus dari CV. Nurbarokah Unggul Sejahtera?"
Saya pun mengiyakan dan bertanya balik ini dari mana. Dari seberang menjawab dari Istana Bogor. Saya tidak menyangka mereka akan menelepon.
Eits, koq bisa ditelpon? Begini ceritanya!
Istana Bogor merupakan salah satu dari sekian istana kepresidenan. Istana yang dibangun sejak zaman Kompeni ini juga memiliki perbedaan dengan istana lainnya, salah satunya adalah adanya hewan peliharaan Axis Axis Sp. Walah makhluk apa itu? Tenang Axis axis sp nama ilmiah dari rusa tutul, binatang primadona di istana Bogor. Seperti binatang ruminansia, selain makan rumput dia juga butuh makanan tambahan berupa konsentrat.
Nah, untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibukalah lelang. Ada beberapa perusahaan yang mengajukan permohonan dukungan atas kami sebagai suplier. Tentu bukan hal asing bagi kami mendapatkan permohanan tersebut. Dan kami pun dengan senang hati memberikan surat dukungan dan pernyataan lain yang menjadi syarat administratif lelang.
Kembali ke telepon dari istana Bogor. Saya pun diwawancara oleh mereka dengan pertanyaan nyaris serupa ketika tahun lalu ULP provinsi Banten datang langsung ke lokasi kami. Pertanyaan seperti kebenaran dukungan, skalabilitas usaha, ketersediaan barang dsb. Dan saya pun menjawab dengan tuntas sambil berdoa semoga perusahaan yang di dukung menang :-P
Kami membuka kesempatan kepada semua pihak untuk bekerjasama dengan kami. Untuk informasi kerjasama pengadaan barang dan jasa silahkan klik di sini.
Sumber gambar www.antaranews.com

Jumat, 29 April 2016

Video budidaya Ulat Hongkong dan pollard

Video berikut memberikan gambaran sekilas tentang budidaya ulat hongkong dan penggunaan polard gandum sebagai pakannya.



Untuk pembelian pollard gandum cap Angsa bisa menghubungi kami.

Selasa, 19 April 2016

Jual Pollard untuk pakan ulat Hongkong

Ulat hongkong merupakan pakan yang familiar digunakan untuk burung berkicau. Selain itu, ulat hongkong juga digunakan dalam budidaya semut rangrang. Adanya permintaan ukat hongkong tentunya membuka peluang untuk dibudidayakan secara serius.
Salah satu faktor penting dalam budidaya ulat Hongkong adalah pakan. Ulat akan maksimal pertumbuhan-nya jika kita memberikan pakan yang tepat, dan cara pemberian pakan yang teratur. Pakan yang baik untuk ulat adalah pakan yang mengandung protein yang lumayan besar, contohnya pollard gandum.
Pollard merupakan bagian dalam kulit gandum, mengandung pati dan protein yang tinggi sehingga ideal untuk bahan pakan ulat hongkong. Kandungan proteinnya baik untuk pengembangan daging ulat hongkong. Kami menawarkan pollard gandum cap angsa dari bogasari. Adapun kandungan gizinya adalah sebagai berikut:
Nilai Kandungan Gizi pollard gandum Cap Angsa
Protein: Min. 14.5 %
Moisture (kadar air): Max. 14.0%
Starch: Max. 30 %
Jika tertarik silahkan kontak kami

Kamis, 14 April 2016

Resensi Buku “Menjadi Entrepreneur Jempolan”



Belakangan ini dunia wirausaha sedang booming. Banyak buku dan tulisan mengenai wirausaha-wirausaha sukses yang mendorong orang terjun ke dunia usaha. Meski terbayang bahwa untuk menjadi seorang wirausaha dibutuhkan strategi yang jitu, modal besar, koneksi atau lain sebagaianya. Yah faktor teknis yang dianggap berperan besar dalam mendukung kesukesan bisnis. 
Tapi tahukah anda bahwa sesungguhnya akar kesuksesan bukanlah faktor teknis semata. Melainkan karakter seseoranglah yang telah menjadi fondasi dari kesuksesan yang sejati. Karakter adalah sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang menjadi cirri khas seseorang atau sekelompok orang. Karakter inilah yang menentukan respon atau perilaku seseorang terhadap suatu keadaan. 
Keyakinan yang sama diutarakan oleh Djati Sutomo dalam buku ‘Menjadi Entrepreneur Jempolan’ terbitan Penerbit Republika. Penulis buku yakin bahwa sebenarnya seorang wirausaha sebelum mencapai kesuksesan wajib menata perilakunya terlebih dahulu. Karena kesuksesan tidak dating begitu saja dari langit, melainkan harus direbut dengan cara yang tidak mudah. Sudah seharusnya seorang wirausaha memiliki mental yang tangguh.
Buku ‘Menjadi Entrepreneur Jempolan’ Karya Djati Sutomo ini memiliki kekhasan tersendiri, yaitu mengupas sisi-sisi prilaku para wirausahaan ulung yang jarang dibahas oleh penulis lain. Dalam buku ini dibahas tentang perilaku dengan tiga garis besar perilaku wirausaha, mulai dari perilaku individual, perilaku kelompok, dan perilaku organisasi. Dalam bab I yang merupakan bab dengan pembahasan terbanyak, dikupas aspek-aspek yang penting dimiliki oleh seorang pribadi wirausahawan khususnya menyangkut keterampilan lunak seperti karakter, motivasi, kreativitas, emosional, dan spiritual. Bab II mengupas tentang sisi-sisi perilaku pewirausaha dalam kelompok mulai dari tahap ia mencari partner sampai ia mulai membentuk tim yang melibatkan orang-orang lain untuk mencapai tujuan bisnisnya, dalam kontek tim ini dikupas juga peranan seorang wirausaha sebagai pemimpin, komunikator, serta kemampuannya dalam menangani konflik dan bernegosiasi. Bab terakhir mengandung berbagai kiat perilaku unggul para wirausahaan dalam mengembangkan dan mengelola organisasi, yah seorang pengusaha harus cakap juga mengelola organisasi karena mereka umumnya punya sistem organisasi yang melibatkan banyak orang. 
Dengan membaca buku ini paling tidak para wirausaha atau calon wirusaha mendapatkan rujukan tentang perilaku yang sebaiknya mereka jalankan sehari-hari, baik untuk perilaku pribadi, kelompok maupun organisasi. Penulis buku menekankan bahwa perilaku adalah aspek-aspek yang terlihat sehingga dapat dengan mudah ditiru atau bahkan dikembangkan ke arah yang lebih baik. 
Buku ini gaya penulisannya ringan dan berbentuk artikel. Rasanya seperti membaca majalah bisnis. Di setiap artikel selalu diawali dengan kalimat bijak dari berbagai tokoh sebagai penggugah. Selamat membuka buku selamat membaca!
Informasi Umum Judul : Menjadi Entrepreneur Jempolan 
Penulis : ir. Djati Sutomo, MM Penerbit : Penerbit Republika 
Tempat terbit : Jakarta 
Tahun Terbit : 2007 
Halaman : vi + 189 hal

sumber https://penayunus.wordpress.com/2016/03/14/resensi-buku-menjadi-entrepreneur-jempolan/ 

Diskusi Pakan Ikan dan Gerakan Pakan Ikan Mandiri

image
pemaparan direktur pakan KKP


Kamis minggu lalu, tanggal 7 April 2016 saya menghadiri rapat kordinasi yang digelar oleh Kemenperin di Hotel Shantika Botani Square Bogor. Acaranya cukup berat, “Rapat Koordinasi Pembahasan Kondisi Industri Pakan Ikan di Indonesia”. Dan lebih berat lagi sebagian besar pesertanya adalah perwakilan perusahaan besar seperti Jafpa, Sinta, Matahari Sakti dan Perusahaan lainnya yang tergabung dalam GPMT. Saya sendiri hadir karena mendapatkan email undangan dari Kemenperin.

Salah satu pematerinya adalah Direktur Pakan ikan KKP, yang menyampaikan materi yang dengan judul “Kebijakan Pengembangan Pakan di Indonesia”. Ada beberapa poin yang menarik dari presentasi pak Direktur ini, pertama adalah program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) yang digulirkan untuk menekan biaya pakan, yah kita sadarlah bahwa biaya pakan mencapai 70% sd 80% dari biaya produksi, dengan memanfaatkan bahan baku pakan yang ada disekitar. kedua ternyata program unggulan bu Susi Pudjiastuti ini masih terkendala dengan berbagai hal, seperti penerima bantuan kurang mampu meransum pakan, keterbatasan informasi sumber bahan baku pakan, dsb. saya mencatat point itu, khususnya bahan baku pakan.

Saat break makan siang saya mendekati Pak Direktur Pakan KKP. Orang ini pernah satu meja makan dengan saya saat sahur di Jogja ketika lomba Gempita tahun 2012. Orangnya masih muda dan humble, nama lengkapnya Ir. Coco Kokarkin Soetrisno, M.Sc, biasa disapa pak Coco. Saya ngulik point-point presentasi yang beliau sampaikan, lalu memperkenalkan diri dari Nurbarokah Unggul Sejahtera. Ada point masalah program Gerpari KKP yang klop dengan usaha kami, yaitu bahan baku pakan

Sebelum sesi kedua dimulai, Pak Coco mendekati kursi saya dan duduk di samping saya. Wah dipepet pejabat lagi :-D. Beliau tidak sendiri, Didampingi oleh Kasubdit Bahan Baku Pakan. Dan diskusi pun dimulai.

bersama Direktur pakan KKP

Ide Gerpari digulirkan oleh Menteri KKP ibu Susi Pudjiastuti untuk dapat menekan harga pakan. Sejak lama pakan menjadi hal pelik dalam kegiatan budidaya. Bahkan ketika lepas sambut menteri KKP, menteri sebelumnya Cicip Sharif S mengatakan bahwa hal yang belum dapat dilakukannya adalah menurunkan harga pakan ikan. Bu Susi ketika dilantik bertindak cepat dan membuat direktorat baru di lingkup Dirjen Perikanan Budidaya yaitu Direktorat Pakan. Ia pun menelurkan Program Gerpari, program ini ditargetkan harga pakan ikan yang diproduksi oleh penerima gerpari adalah 6000/kg. Itu cerita dari pihak KKP


Saya pun menimpali posisi Nurbarokah Unggul Sejahtera untuk membantu program itu. Sejak awal tahun 2016 ini CV. Nurbarokah Unggul Sejahtera terdaftar sebagai salah satu Distributor Produk samping Bogasari yang biasa digunakan sebagai bahan baku pakan. Produk apa saja yang ada adalah Pollard gandum, Bran gandum, Tepung Industri, dan offal. Cara Pembelian dan distribusi sendiri menggunakan metode frangko pabrik. Lokasi pabrik ada di tiga provinsi. Semua informasi ini dicatat baik-baik oleh Kasubdit Bahan baku pakan.
image
pengiriman pollard gandum ke pokdakan
 

Setidaknya ada 2 kelompok penerima Gerpari yang membeli bahan baku pakan ikan di kami. Dan kami siap pula jika pada tahun ini penerima Gerpari ingin membeli bahan baku pakannya pada kami. Terlebih tahun lalu banyak yang kebingungan membeli bahan baku pakan seperti yang diutarakan pak Direktur Pakan.

Akhirnya silaturahmi selalu membuka pintu rezeki. Menyambungkan informasi dan bersama mengatasi kendala...

  -Ahmad Yunus-
sumber:   https://penayunus.wordpress.com/2016/04/14/diskusi-pakan-ikan-dan-gerakan-pakan-ikan-mandiri/